tugas kuliah LKM3
Nama : Ruk Indarlia
NIM : 120431426444
Off : A
A.
Soal
1.
Apa yang dimaksudkan dengan kuartil?
2.
Apa kegunaan kuartil dalam hubungannya
dengan kurva
3.
Jelaskan apa yang dimaksud dengan
desil?
4.
Berikan sebuah contoh, manfaat
penggunaan desil?
5.
Jelaskan apa yang dimaksud dengan
persentil dan kegunaannya?
Jawaban:
1. Kuartil adalah suatu indeks yang dapat membagi
suatu distribusi data menjadi 4 bagian atau kategori. Untuk membagi 4 bagian tersebut
dibutuhkan 3 titik kuartil (K), dimana masing-masing titik kuartil diberi nama
kuartil satu (K1), Kuartil dua (K2) dan kuartil tiga (K3).
Kuartil pertama disebut juga kuartil bawah, kuartil kedua disebut juga kuartil
tengah, dan kuartil ketiga disebut juga kuartil atas.
2. kegunaan
kuartil adalah untuk mengetahui simetris (normal) atau a simetrisnya suatu
kurva. Dalam hal ini patokan yang kita gunakan adalah sebagai berikut:
1). Jika
Q3-Q2 = Q2- Q1 maka kurvanya adalah kurva normal.
2). Jika
Q3-Q2 > Q2- Q1 maka kurvanya adalah kurva miring/ berat ke kiri(juling
positif).
3). Jika
Q3-Q2 < Q2- Q1 maka kurvanya adalah kurva miring/ berat ke kanan(juling
negatif).
3. Desil ialah titik atau skor
atau nilai yang membagi seluruh distribusi
frekuensi dari data yang kita selidiki ke dalam 10 bagian yang sama
besar, yang masing-masing sebesar 1/10 N. jadi disini kita jumpai sebanyak 9
buah titik desil, dimana kesembilan buah titik desil itu membagi seluruh
distribusi frekuensi ke dalam 10 bagian yang sama besar.
Lambang
dari desil adalah D. jadi 9 buah titik desil dimaksud diatas adalah titik-titik:
D1, D2, D3, D4, D5, D6, D7, D8, dan D9
4. Diantara kegunaan desil ialah
untuk menggolongkan-golongkan suatu distribusi data ke dalam sepuluh bagian
yang sama besar, kemudian menempatkan subjek-subjek penelitian ke dalam sepuluh
golongan tersebut.
5. Persentil yang biasa
dilambangkan P, adalah titik atau nilai yang membagi suatu distribusi data
menjadi seratus bagian yang sama besar. Karena itu persentil sering disebut
ukuran perseratusan.
Titik yang membagi distribusi data ke dalam seratus
bagian yang sama besar itu ialah titik-titik: P1, P2, P3, P4, P5, P6, … dan
seterusnya, sampai dengan P99. jadi disini kita dapati sebanyak 99 titik
persentil yang membagi seluruh distribusi data ke dalam seratus bagian yang
sama besar, masing-masing sebesar 1/ 100N atau 1%.
Kegunaan persentil dalam dunia pendidikan
adalah:
- Untuk mengubah rawa score (raw data) menjadi
standard score (nilai standar).
Dalam
dunia pendidikan, salah satu standard score yang sering digunakan adalah eleven
points scale ( skala sebelas nilai) atau dikenal pula dengan nama standard of
eleven (nilai standard sebelas) yang lazim disingkat dengan stanel.
Pengubahan dari raw score menjadi stanel itu
dilakukan dengan jalan menghitung: P1- P3- P8- P21- P39- P61- P79- P92- P97-
dan P99.
Jika data yang kita hadapi berbentuk kurva normal
(ingat: norma atau standar selalu didasarkan pada kurva normal itu), maka
dengan 10 titik persentil tersebut diatas akan diperoleh nilai-nilai standar
sebanyak 11 buah, yaitu nilai-nilai 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, dan 10.
- Persentil dapat digunakan untuk menentukan
kedudukan seorang anak didik, yaitu: pada persentil keberapakah anak didik
itu memperoleh kedudukan ditengah-tengah kelompoknya.
- Persentil juga dapat digunakan sebagai alat
untuk menetapkan nilai batas lulus pada tes atau seleksi.
Misalkan
sejumlah 80 orang individu seperti yang tertera pada tabel 3.16. Itu hanya akan
diluluskan 4 orang saja (=4/ 80 X 100%= 5%) dan yang tidak akan diluluskan
adalah 76 orang (= 76X80 X 100%=95%), hal ini berarti bahwa P95 adalah batas
nilai kelulusan. Mereka yang nilai-nilainya berada pada P95 kebawah, dinyatakan
tidak lulus, sedangkan diatas P95 dinyatakan lulus. Dalam perhitungan diatas
telah kita peroleh P95= 68,50; berarti yang dapat diluluskan adalah mereka yang
nilainya diatas 68,50 yaitu nilai 69 ke atas.


0 komentar: